17. Gunakan Krim Antijamur

760px-get-rid-of-a-yeast-infection-at-home-step-3-version-3

Dokter mungkin akan meresepkan obat antijamur untuk membantu menyembuhkan infeksi atau menganjurkan sahabat sehat untuk menggunakan obat bebas.

Infeksi ini disebabkan oleh jamur, sehingga krim antijamur adalah salah satu pilihan perawatan utamanya.

Antijamur yang biasa digunakan termasuk clotrimazole, miconazole, nistatin, dan terconazole.

  • Jika kondisi sahabat sehat tidak membaik dalam waktu 3-4 hari, hubungi dokter untuk meminta sarannya.
  • Jangan gunakan obat bebas jika sahabat sehat sedang hamil atau mengalami infeksi berulang. Kunjungi dokter untuk membantu mengatasi infeksi jamur sahabat sehat.
  • Pastikan untuk menggunakan krim antijamur yang dijual khusus untuk mengatasi kandidiasis. Krim antijamur lainnya mungkin tidak diformulasikan untuk digunakan di sekitar vagina.
  • Krim antijamur bebas dapat digunakan dalam waktu 1 hingga 7 hari. Ikuti anjuran pemakaian dalam kemasannya untuk mengetahui frekuensi penggunaan krim.

Baca juga : Apakah Anda Perokok Berat? Inilah 23 Cara Mudah untuk Membersihkan Paru – Paru dengan Cepat Agar Terhindar dari Kanker

18. Belilah Supositoria Vagina

760px-get-rid-of-a-yeast-infection-at-home-step-4-version-3

Sama seperti krim antijamur, supositoria vagina yang dijual bebas dapat mengatasi infeksi dengan kontak langsung dengan jamur penyebabnya.

Bahan aktifnya mungkin sedikit berbeda, namun biasanya mengandung obat antijamur seperti klotimazol, butokonazol, mikonazol, atau tiokonazol.

  • Supositoria yang dijual bebas juga dapat digunakan antara 1 hingga 7 hari. Bacalah panduan pemakaian yang terdapat dalam kemasannya untuk mengetahui frekuensi dan cara penggunaan yang benar.
  • Supositoria ini biasanya berbentuk kerucut, batang, atau pasak, dan dimasukkan langsung ke dalam vagina.

19. Gunakan Obat Oral

760px-get-rid-of-a-yeast-infection-at-home-step-5-version-3

Tablet antijamur bebas juga tersedia, namun tidak digunakan sesering obat topikal, dan mungkin tingkat efektivitasnya pun tidak sebaik obat yang lebih kuat. Flukonazol Wich dapat diberikan secara oral.

Namun, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mencoba obat baru, karena sebagian obat mempunyai efek samping jika digunakan bersama obat lain, tanaman herbal, atau suplemen.

  • Bacalah label dalam kemasan obat untuk menentukan dosis dan frekuensi penggunaan yang tepat. Perawatan dengan tablet antijamur oral biasanya membutuhkan waktu antara 1 hingga 7 hari.
  • Tablet ini mengandung obat antijamur yang aman untuk ditelan.
  • Jangan gunakan antibiotik secara berlebihan karena dapat membunuh bakteri baik yang mengendalikan pertumbuhan Candida.

20. Oleskan Krim Antigatal

760px-get-rid-of-a-yeast-infection-at-home-step-6-version-3

Obat antigatal sebaiknya dioleskan hanya di sekitar vulva dan tidak di dalam vagina. Krim vagina dapat digunakan bersama kortikosteroid dosis rendah untuk mengurangi peradangan dan gatal.

Krim ini biasanya dilengkapi dengan alat pengukur jumlah obat yang akan digunakan.

  • Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan krim obat bebas apa pun.
  • Krim lebih kental dibandingkan losion, namun juga dapat mengalir keluar, jadi pertimbangkan untuk menggunakan pembalut atau panty liner. Namun, jangan gunakan tampon karena akan menyerap krim dan mengurangi efektivitasnya.
  • Krim antigatal tidak dapat mengobati infeksi jamur, namun akan meredakan rasa gatal, iritasi, dan rasa tidak nyaman yang disebabkannya. Krim antigatal sebaiknya diguanakan bersama krim antijamur, supositoria vagina, atau tablet oral.
  • Hanya gunakan krim antigatal yang diformulasikan khusus untuk vagina. Krim antigatal lain dapat mengganggu keseimbangan pH vagina, dan justru memperparah infeksi.

Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis ?

760px-get-rid-of-a-yeast-infection-at-home-step-2-version-3

Sahabat sehat sebaiknya mengunjungi dokter jika mencurigai adanya infeksi jamur, jika mengalami gejala di atas untuk pertama kalinya, ataupun jika mengalami gejala lain.

Dokter mungkin akan mengambil sampel untuk diuji, seperti sekret basah vagina, meminta pemeriksaan CT scan, atau bahkan memeriksa tinja sahabat sehat jika infeksi yang terjadi telah menyebar.

Jika sahabat sehat sering menderita kandidiasis, dokter mungkin akan memeriksa adanya gangguan sistem imun atau penyakit lainnya. Sahabat sehat mungkin mengalami komplikasi infeksi jamur jika :

  • Mengalami tanda dan gejala berat, seperti kulit yang sangat memerah, membengkak, dan gatal, hingga menyebabkannya sobek atau retak (fisura), atau luka terbuka.
  • Mengalami infeksi jamur berulang—empat kali atau lebih dalam satu tahun.
  • Terinfeksi jamur Candida selain Candida albicans.
  • Hamil.
  • Menderita diabetes.
  • Menggunakan obat-obatan tertentu untuk mengatasi kondisi seperti HIV.

Baca juga : Keluarga Anda Memiliki Asam Urat Tinggi? Inilah 25 Cara Mengobati dan Menormalkan Asam Urat dengan Bahan Alami

1849148thinkstockphotos-453527223780x390

Nah, itulah informasi singkat seputar cara mengobati infeksi jamur vagina yang bisa sahabat sehat coba di rumah. Jangan lupa, selalu terapkan pola hidup sehat agar infeksi jamur vagina tak kambuh kembali. Selamat mencoba!

Tolong BAGIKAN informasi bermanfaat ini pada teman dan kerabat sahabat sehat, karena insyaallah informasi ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang saat ini tengah mengidap infeksi jamur vagina.

<

Iklan

Laman: 1 2 3 4