Apakah ini penyakit yang serius,,,? Tidak. dari tampilan fisik seorang penderita yang mengalami buta warna terlihat biasa-biasa saja tidak ada perbedaan yang menonjol. ini bukan lah sebuah kekurangan yang mempengaruhi kreativitas dan kehidupan sosial. Ya walaupun ada berbagai jenis profesi pekerjaan yang menuntut anda terbebas dari buta warna, tapi masih banyak profesi hebat lainnya yang tidak ada hubungannya dengan penyakit buta warna seperti menjadi Senior marketing, Dosen atau Guru dll.

Apa sih Buta Warna itu??

1 dari 12 pria di dunia menderita buta warna. Jadi anda boleh bergembira. Karena masih ada orang – orang seperti anda. Buta warna adalah kekurangan penglihatan atas warna. Mata tidak akan melihat warna seperti biasanya jika ada masalah dengan pigmen pada reseptor warna. Jika salah satu pigmen hilang, maka mata akan memiliki masalah melihat warna tertentu. Menurut statistik, penyandang buta warna pada laki – laki lebih besar daripada perempuan. Penderita buta warna bisa kesulitan melihat warna merah, hijau, biru, atau campuran warna-warna ini. Namun pada kondisi penderita buta warna total, tidak ada warna yang dapat dilihat sama sekali dan hal ini sangat jarang terjadi.

causes-and-incidence-of-colorblindness
Masukkan keterangan

Penyebab Buta Warna Karena Faktor Genetika

Secara umum Penyebab Buta Warna karena faktor genetika, yaitu kelainan kromosom x ini merupakan bawaan lahir yang diturunkan dari orang tua keanak-anaknya. karena dipengaruhi oleh kromosom maka penyakit ini banyak dialami oleh para lelaki, tingkat persentase pada wanita lebih kecil, wanita lebih sering sebagai pembawa sifat, walaupun dirinya tidak mengalami buta warna, namun tetap ada kemungkinan akan mewariskan buta warna kepada anak-anaknya kelak.

buta-warna

Hal ini juga dipengaruhi oleh kromosom pasangan nya juga, jika pasangan atau suaminya sehat kemungkinan anaknya kelak tidak akan terkena penyakit ini.

Penyebab Buta Warna Selain Faktor Genetika

Dalam banyak kasus, buta warna merupakan faktor genetika dari orang tua, namun bisa saja terjadi akibat efek samping dari sebuah pengobatan atau gangguan kesehatan yang telah ada sebelumnya. Jika ada reseptor penglihatan warna yang tidak berfungsi secara normal, maka mata tidak bisa melihat spektrum warna-warna sepenuhnya.

Melihat warna melintasi spektrum cahaya diawali dengan kemampuan mata untuk membedakan warna-warna utama, seperti warna merah, biru, dan hijau. Ada beberapa penyebab seseorang mengalami buta warna, di antaranya adalah:

  • Penyakit. Terdapat sejumlah penyakit yang bisa menyebabkan buta warna, seperti penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, glaukoma, neuritis optik, leukemia, diabetes, pecandu alkohol kronis, macular degeneration, dan anemia sel sabit.
  • Usia. Kemampuan seseorang untuk membedakan warna perlahan-lahan akan berkurang seiring bertambahnya usia. Ini adalah hal yang alami dalam proses penuaan dan tidak perlu dicemaskan secara berlebihan.
  • Bahan kimia. Seseorang bisa mengalami buta warna jika terpapar bahan kimia beracun misalnya di tempat kerja, seperti karbon disulfida dan pupuk.
  • Efek samping pengobatan tertentu. Beberapa pengobatan berpotensi menyebabkan buta warna, seperti digoxin, pheytoin, chloroquine dan sildenafil yang juga dikenal sebagai Viagra. Jika gangguan disebabkan oleh pengobatan, biasanya pandangan akan kembali normal setelah berhenti mengonsumsi obat.

Baca Juga : 22 Treatment Alami yang Mudah dan Ampuh untuk Menghilangkan Komedo Membandel Selama – Lamanya

Beginilah Orang Buta Warna Melihat Dunia

Umumnya, kita menyangka orang yang mengalami buta warna sama sekali tidak bisa melihat warna selain hitam dan putih. Ternyata, sangkaan itu tidak tepat. Dari sini kita akan mengetahui sebagian besar dari mereka ternyata tidak hanya melihat dalam hitam dan putih saja. Inilah beberapa jenis bentuk buta warna dalam melihat dunia.

buta-warna-melihat-dunia

Ada beberapa kategori berbeda dari penderita buta warna, tapi kita akan fokus pada yang paling umum. Hasilnya akan membuat kita takjub.

1-penglihatan-normal

Orang dengan penglihatan normal akan melihat dunia sekitar mereka dengan warna-warni ini.

2-deuteranomalia

Deuteranomalia adalah bentuk paling umum dari buta warna. Sekitar 4, 63% laki-laki menderitanya dan pada banyak kasus mereka bahkan tak menyadarinya. Terlihat jelas pada foto ada beberapa warna yang kehilangan kecerahannya, terutama yang mengarah pada warna hijau dan merah.

3-protanopia

Protanopia adalah bentuk yang lebih meluas dari buta warna. Hanya sekitar 1% penderita yang mengalaminya. Semua nuansa hijau dan merah tampak menghilang, sementara nuansa biru dan kuning tetap tak berubah.

3-tritanopia

Tritanopia adalah bentuk langka dari buta warna yang dialami sebagaian kecil pria dan wanita. Mereka yang mengalami jenis buta warna ini akan melihat dunia dalam nuansa warna kehijauan dan merah muda.

4-buta-warna-total

Orang yang mengalami buta warna total benar-benar ada, tapi teramat sangat jarang. Hanya 0,00003% dari populasi dunia yang cuma melihat dalam hitam putih.

6-buta-warna-b

TES UNTUK MENDETEKSI BUTA WARNA

Kebanyakan kasus buta warna diakibatkan oleh faktor genetika, namun kemampuan untuk mencerna warna bisa juga dipengaruhi oleh kondisi mata yang mendasar. Ada beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis buta warna, di antaranya adalah:

buta-warna-alodokter

  • Tes Ishihara. Tes ini yang paling umum digunakan untuk mendiagnosis buta warna dan hanya bisa mendiagnosis kondisi buta warna merah/hijau. Untuk mendiagnosis buta warna biru/kuning, dibutuhkan tes lain. Klik disini Tes Ishihara online
  • Tes penyusunan. Tes ini dilakukan dengan cara menyusun objek warna dalam susunan gradasi warna yang berbeda lalu pasien akan diminta untuk menyusun benda sesuai dengan gradasi warna yang dilihatnya.

Bisa kah penyakit buta warna tersebut di sembuhkan?

Buta warna yang bersifat keturunan tidak dapat disembuhkan karena tidak mungkin menggantikan sel kerucut pada retina. Banyak penderita buta warna belajar beradaptasi dan menemukan cara untuk mengatasi masalah membedakan warna. Sampai saat ini belum ada obat atau metode untuk mengobati buta warna.

Kondisi ini bisa memengaruhi pilihan pekerjaan yang memerlukan pengenalan warna secara akurat, seperti masinis, pemandu lalu-lintas udara, pilot, dan ahli listrik.

Namun jika buta warna disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu atau kondisi kesehatan yang telah ada sebelumnya, maka kondisi buta warna dapat diringankan dengan penanganan khusus.

Penderita buta warna pada dasarnya tidak terlalu terbebani saat menjalani kehidupan sehari-hari karena warna benda-benda yang dilihat oleh penderita buta warna tidak terlalu berbeda dengan apa yang dilihat orang normal pada benda-benda tersebut. hanya saja penderita buta warna akan sangat menderita ketika mengikuti kegiatan tes buta warna pada BUKU ISHIHARA  seperti tes kesehatan untuk masuk ke perguruan tinggi Negeri (PTN) dan tes kesehatan pada saat melamar pekerjaan di sebuah perusahaan.

Bagaimana Melewati Tes Buta Warna?

Padahal itu jelas bahwa penyakit buta warna ini tidak bisa disembuhkan karena penyakit ini disebabkan oleh kelainan  gen/kromosom. Solusi untuk MENYEMBUHKAN buta warna itu hampir bisa dikatakan TIDAK ADA , tetapi jika hanya untuk LOLOS dari tes buta warna pada tes kesehatan kerja atau tes kesehatan masuk PTN  maka solusi  tersebut SANGAT ADA. Solusi Buta warna untuk menembus tes tersebut adalah MEMPELAJARI Buku buta warna/ ISHIHARA .

Yang dibutuhkan dalam Tes Buta Warna yaitu :

  1. Buku Ishihara, Download dibawah ini.
    – 24 Plate : Download

– 38 Plate : Download

  • Mika merah / plastik tipis yang sering digunakan untuk menjilid buku.
  • Lilin

Tahap Pembelajaran :

  1. Kalian belajar di tempat gelap, hanya menggunakan penerangan cahaya lilin
  2. Belajar di ruangan terbuka
  3. Baca jarak jauh 4 – 5 meter
  4. Baca terbalik

Sistem Pembelajaran :

Bukan menghafal halaman, tapi menghafal pola – pola warna yang berbentuk angka maupun alur, dengan cara mempelajari setiap ada waktu luang, dan di teliti setiap titik pola warnanya. Apabila benar – benar tidak terlihat angka / alur yang ada di buku tes kalian bisa menggunakan alat bantu yaitu mika merah, tapi mika merah hanya sebagai alat bantu, bukan sebagai alat yang selalu digunakan. Kita bisa hanya karena terbiasa dengan buku itu, jadi pelajari terus seluk beluk pola – polanya. Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan disini. Jika ada yang kurang di pahami silahkan di tanyakan dengan komentar. Dan bila menurut teman – teman ini bermanfaat, jangan lupa di like dan di share ya.

Terima kasih.

Iklan